Langsung ke konten utama

Tugu Khatulistiwa


Tugu Equator Santan Ulu merupakan sebuah tugu penanda garis Imajiner Khatulistiwa yang berlokasi di Kabupaten Kutai Kartanegara

Pada menara bangunan terdapat dua cincin yang membentuk bola dunia, di tengahnya terdapat arah mata angin dan posisi lokasi berdasar garis bumi, 00′ 00’ 00′ dan 117' 21’ 47′ BT.
Disini juga digambarkan peta bumi dengan garis katulistiwa berwarna merah. Garis merah dibuat membelah peta tersebut untuk mempertegas garis tengah bumi.
Di bawah tugu terdapat beberapa tanda yang menunjukkan jarak ke kota-kota besar yang ada di dunia seperti jarak dari tugu ini ke Jakarta, Singapura, bahkan jarak ke Washington tertulis disini.

Di desa Santan Ulu ini kita dapat menikmati fenomena hari tanpa bayangan. Secara Ilmiah hari tanpa bayangan terjadi ketika matahari berada di titik Zenith sebuah tempat atau biasa di sebut titik kulminasi. Fenomena tersebut memang tak pengaruh apa-apa, akan tetapi di Indonesia hanya terjadi di beberapa tempat yang dilalui garis khatulistiwa. Titik kulminasi matahari atau Ekinoks, terjadi setahun dua kali tepatnya pada tanggal 21-23 Maret dan 21-24 September.

Memory Samarinda-Bontang
Sabtu 08 Febuari 2020
F


Komentar