Langsung ke konten utama

Efriansyah



MENGAPA SAYA TIDAK SUKA TERBURU-BURU ?

Belajar dari beberapa yang pernah singgah, saya menyadari bahwa sebenarnya orang lain tidak sepenuhnya bersalah atas sakit hati yang kita tuduhkan terhadapnya. 

Terkdang kita terbuai, lantas membesarkan ekspektasi. Hanya karena ia memuji, perhatian, peduli, dan berkata sayang. 

Padahal bisa saja dia bersikap demikian pula kepada orang lain, atau dia hanya sedang mengagumi, bahkan bisa jadi saat itu dia sedang kesepian, dan engkau hanyalah opsi.

Untuk meminimalisir rasa kecewa yang berujung sakit hati, kita perlu mengenal lebih dekat satu sama lain. Tidak secara instan menaruh hati, tidak pula memberi harap berlebihan. 

Nikmati proses, bukankah proses adalah bagian termanis sebuah perjalanan, bahkan selalu menarik untuk diceritakan berulang kali.

Seorang yang tidak terburu-buru terkadang memang terlihat membosankan.

Satu yang harus engkau ketahui, sesungguhnya ia sedang menjaga perasaannya pula melindungi perasaanmu. Bukan egois.

Komentar